03 November 2021

DKJN Jawa Timur gelar Webinar Mengenai Kepailitan dan Hak Tanggungan

MediaJustitia.com: Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kantor Wilayah (DJKN Kanwil) Jawa Timur menyelenggarakan webinar ke-2 dengan topik “Konflik Norma Undang-Undang Hak Tanggungan dan Undang-Undang Kepailitan” pada Rabu (3/11). Webinar ini merupakan bagian dari Sharing Session dalam rangkaian acara Extravaganza Hari Oeang 2021 sebagai pekan edukasi kepada masyarakat tentang keuangan, DJKN, Bank Indonesia, perbankan dan Lembaga Keuangan Non Perbankan (LPNB) lainnya. 

Webinar ini dimoderatori oleh Mohamad Akyas (Kepala Seksi Bina Lelang II A) dengan mengundang Tugas Agus Priyo Waluyo (Kepala Kanwil DJKN Jatim) sebagai opening speaker, Joko Prihanto (Direktur Lelang) sebagai Keynote Speaker dan narasumber Dr. M. Hadi Subhan, S.H., M.H., C.N. (Pakar Hukum Kepailitan UNAIR), Dr. Jimmy Simanjuntak S.H., M.H. (Ketua Umum AKPI) dan Dr. Diki Zenal Abidin (Kasubdit Bina Lelang III).

Dengan tagline “Bergerak Bersama untuk Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”, webinar terbagi dalam 3 subtema, antara lain “Konflik Norma UU Kepailitan dan UU Hak Tanggungan Terkait Pemberesan Harta Pailit yang diikat Hak Tanggungan”, “Pemberesan harta Pailit yang diikat Hak Tanggungan”, dan “Prosedur Lelang Harta Pailit yang terikat Hak Tanggungan”.

Sebagai Keynote Speaker, Joko Prihanto menyampaikan bahwa penjualan melalui lelang merupakan suatu instrumen yang lazim digunakan dalam pencairan harta kekayaan yang dinyatakan pailit guna pemenuhan kewajiban terhadap pihak kreditur yang diatur dalam perundang-undangan.

“Kinerja lelang eksekusi pailit secara nasional mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Kinerja pokok lelang telah mengalami pertumbuhan dari sekitar 715 miliar pada tahun 2018 menjadi lebih dari 1 pada tahun 2020 atau naik sekitar 40,7%.” tambah Joko.

Pemaparan sesi pertama dibuka oleh Dr. M. Hadi Subhan, S.H., M.H., C.N., membawakan topik mengenai “Konflik Norma UU Kepailitan dan UU Hak Tanggungan Terkait Pemberesan Harta Pailit yang diikat Hak Tanggungan”. Hadi menyatakan bahwa kepailitan ini ialah titik sentral yang dilakukan oleh kurator. Namun pada dasarnya tetap harus sesuai dengan batasan, terlebih apabila dihadapkan dengan pemegang hak tanggungan selaku kreditur separatis. 

“Pemegang hak tanggungan (kreditur separatis) tidak bisa serta merta melakukan penagihan meskipun telah dijamin. Dalam hal ini, kurator juga mengakui adanya hak dari kreditur separatis, sehingga ada prinsip saling menghormati.” ucap Hadi.

Dr. Jimmy Simanjuntak, S.H., M.H., dalam sesi “Pemberesan harta Pailit yang diikat Hak Tanggungan” menekankan terkait salah satu filsafat dalam UU Kepailitan sebagai instrumen penagihan hutang yang tidak normal. Oleh karenanya dapat “mengesampingkan” hukum dan norma, termasuk Undang-Undang Hak Tanggungan. Namun demikian, UU Kepailitan juga memberikan norma-norma sebagai solusi dari adanya konflik-konflik yang terkait. 

Sesi pemaparan materi diakhiri dengan subtema “Prosedur Lelang Harta Pailit yang terikat Hak Tanggungan” oleh Diki Zenal Abidin. Pemaparan difokuskan pada bagaimana proses bisnis dari lelang, terutama dalam konteks pemberesan harta pailit. 

“Menekankan kembali apa yang disampaikan oleh Jimmy, penetapan hakim pengawas yang sempat menjadi semacam dokumen pokok, sekarang ini sudah disesuaikan dalam pengaturan di 213 sehingga ini tidak akan lagi menjadi isu.”

Sharing Session diakhiri dengan sesi tanya jawab yang disambut dengan antusias oleh para peserta yang tergabung melalui aplikasi Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube.

Extravaganza Hari Oeang Tahun 2021 yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Uang ke-75 dan HUT DJKN ke-15 merupakan komitmen DJKN Jatim dan stakeholders untuk bergerak bersama dan menggerakan roda perekonomian di Jatim, memiliki semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan agar dapat memberi kontribusi terbaik untuk negeri. 

Baca Juga

Pusat Studi Terkait

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

bannrev

#TanyaMedjus

Please enter your name.
Please enter a message.