01 February 2021

Menaker Ida Paparkan Sembilan Strategi Pembangunan Ketenagakerjaan

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan bahwa Kementrian Ketenagakerjaan telah melaksanakan Sembilan lompatan besar untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan.

Kesembilan strategi tersebut diantaranya reformasi birokrasi, ekosistem digital siap kerja, transformasi Balai Latihan Kerja (BLK), link and match ketenagakerjaan, tranformasi kewirausahaan, pengembangan talenta muda, perluasan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), visi baru hubungan industrial, dan reformasi pengawasan.

Dalam kata sambutannya secara virtual pada Selasa (26/1/2021) dalam acara acara penandatanganan nota kesepahaman Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang dengan 19 perusahaan dan dunia usaha mitra pendamping lulusan pelatihan BBPLK di Semarang. Menaker Ida menjelaskan mengenai strategi pembangunan ketenagakerjaan tersebut.

“Dari Sembilan lompatan tersebut, ada beberapa Langkah yang implementasinya ada di BLK yaitu transformasi BLK dan link and match ketenagakerjaan. Sampai saat ini, BLK juga sudah melaksanakan transformasi BLK yaitu Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding.”

Menaker Ida mengatakan, BLK yang semula melaksanakan pelatihan program dasar kini mulai berkembang melalui program unggulan dan didukung dengan instruktur yang kompeten di bidangnya, serta saranan dan prasarna yang mutakhir sesuai dengan perkembangan teknologi.

Melalui kerja sama pendampingan ini, Kemnaker menargetkan akan menghasilkan alumni BLK kompeten, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, sikap, maupun etos kerja yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri. Sebab, hal ini akan memudahkan industri dalam merekrut tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi persyaratan yang dibutuhka. Sehingga terjadi kesesuaian (matching) antara supply and demand tenaga kerja. Kolabrasi sangat penting guna mengatasi masalah ketenagakerjaan di Indonesia.

Ditempat lain Dirjen Binalattas Kemnaker, Budi Hartawan mengatakan tujuan kerja sama dengan perusahaan dan mitra pendamping lulusan pelatihan BBPLK Semarang adalah disamping untuk mengurangi pengangguran, peningkatan kualitas kerja alumn pelatihan sangat diperlukan agar mereka memiliki kompetensi baru yang diperlukan di dunia usaha.

Baca Juga

Pusat Studi Terkait

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *