08 January 2021

Merger Perbankan Syariah Berorientasi Pada Pertumbuhan Ekonomi Negara

MediaJustitia.com: Perekonomian merupakan suatu hal yang dinamis dan terus bergerak setiap saat dan menarik untuk diulas dari berbagai prespektif. Setiap negara berusaha memacu pertumbuhan ekonominya, dengan tujuan akhir terciptanya kesejahteraan bagi masyarakat, begitupun dengan bangsa Indonesia, kebangkitan ekonomi dan melaksanakan fungsi negara yaitu untuk memajukan kesejahteraan umum. Tujuan pendirian perbankan syariah sejatinya bukan hanya untuk keuntungan perusahaan tetapi juga berorientasi untuk menciptakan kesejahteraan di masyarakat dan akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. 

Rencana untuk merger 3 bank Syariah BUMN yaitu PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah yang sudah memiliki sebuah rancangan nama yaitu PT. Bank Syariah Indonesia Tbk.  Rencana merger tiga bank Syariah BUMN ini adalah untuk mendukung Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan Syariah di dunia.

Proses penandatanganan akta penggabungan merger ini dilakukan oleh perwakilan bank peserta penggabungan usaha, yaitu Direktur Bank BRI Syariah Ngatari, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Hery Gunardi, dan Direktur Utama Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo.

Akta penggabungan turut memuat susunan kepengurusan hasil merger yang terdiri dari 10 Direksi. Kepengurusan ini telah ditetapkan dalam RUPSLB BRISyariah dan akan mulai berjalan efektif setelah menjalani proses penilaian oleh OJK. Adapun Bank Syariah Indonesia direncanakan akan efektif beroprasi pada 1 Februari 2021. Ventje Rahardjo Direktur Eksekutif Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengungkapkan Bank Syariah Indonesia harus memiliki manajemen yang kuat agar bank hasil merger ini dapat mengakselerasi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Sebelumnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebutkan adanya Bank Syariah Indonesia adalah salah satu  cara pemerintah untuk memperkuat kelembagaan industri keuangan syariah yang memiliki prospek yang menjanjikan dibandingkan perbankan konvensional.

Baca Juga

Pusat Studi Terkait

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *