10 September 2021

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Pelatihan dan Sertifikasi Mediator Justitia Training Center dan IKA FH UNDIP

MediaJustitia.com: Jakarta, 10 September 2021, Justitia Training Center yang diwakili oleh Bapak Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H. selaku Presiden Direktur Justitia Training Center secara resmi menandatangani PKS dengan Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (IKA FH UNDIP) yang diwakili oleh Bapak Dr. Ahmad Redi, S.H., M.H. selaku Ketua Umum. Dalam penandatanganan PKS tersebut, hal utama yang menjadi Langkah awal penandatanganan PKS ini adalah Kerjasama terkait dengan pelaksanaan Pelatihan Sertifikasi Mediator. Kegiatan penandatanganan PKS ini dihadiri secara tatap muka oleh beberapa perwakilan pengurus IKA FH UNDIP, diantaranya Ibu Raysisca Evilde, S.H., M.H., Bapak Binsar Hutadjulu, S.H., dan Ibu Sonya Tobing, S.H.

Sejak 2018, selain menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi di bidang hukum, Justitia Training Center juga memfokuskan diri pada pengembangan kompetensi juga termasuk di bidang Alternatif Penyelesaian Sengketa, baik melalui arbitrase maupun mediasi. Hal ini ikut di dukung dengan telah diakreditasinya Justitia Training Center sebagai Lembaga pelaksana Pelatihan Sertifikasi Mediator oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Melalui sambutannya, Bapak Andriansyah Tiawarman K juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk komitmen Justitia Training Center untuk terus mengembangkan dan memperkenalkan Arbitrase dan APS di Indonesia, Justitia Training Center juga telah bekerjasama dengan beberapa Lembaga terkait baik Nasional maupun Internasional, diantaranya Singapore International Arbitration Centre (SIAC), Asian International Arbitration Centre (AIAC), Rajah Tann Singapore LLP, National University of Singapore (NUS), dan beberapa lembaga lainnya dalam pelaksanaan beberapa Pelatihan di bidang Arbitrase dan Mediasi.

Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Redi menyampaikan bahwa terselenggaranya Penandatanganan PKS antara Justitia Training Center dan IKA FH UNDIP merupakan suatu upaya bagi IKA FH UNDIP untuk mengimplementasikan karakter bangsa Indonesia yang tersurat dalam Sila Ke-4 yang erat kaitannya dengan Permusyawaratan. “Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang sangat mengedepankan penyelesaian sengketa melalui musyawarah mufakat, hal ini juga sejalan dengan sila ke-empat yang menyatakan bahwa Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, sebab itulah Pelatihan Sertifikasi Mediator ini diperlukan sebagai salah satu langkah kita mengimplementasikan hal tersebut”, ucap Dr. Ahmad Redi. Sebagai wadah yang menghimpun para Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Dr. Ahmad Redi optimis bahwa kegiatan Pelatihan Sertifikasi Mediator ini akan membawa banyak kemanfaatan baik untuk para professional hukum yang telah tergabung dalam IKA FH UNDIP, maupun para mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Dr. Ahmad Redi juga mengapresiasi Deputi II Kerjasama Dalam Negeri, Luar Negeri dan Kajian Strategis IKA FH UNDIP, Ibu Raysisca Elvide, S.H., M.H. yang sudah bekerja keras dalam perencanaan dan suksesi kegiatan ini.

Sejalan dengan hal tersebut, Ibu Raysisca dalam wawancaranya juga menyampaikan bahwa sebagai bidang kerjasama yang menjadi garda terdepan untuk mengembangkan sayap IKA FH UNDIP, Ibu Raysisca dalam menjalankan tugasnya, berpedoman pada bagaimana kita membesarkan organisasi Alumni ini (IKA FH UNDIP). “Salah satu alasan IKA FH UNDIP mempercayakan Justitia Training Center sebagai salah satu mitra penyelenggaraan Pelatihan Hukum Berkelanjutan kami adalah karna kami tau dan melihat kredibilitas Lembaga ini. Para pendiri dan Pembina yang menyokong Justitia Training Center adalah tokoh-tokoh hukum yang tak perlu kita ragukan kredibilitasnya. Termasuk Mas Ketum yang juga ikut aktif dalam beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Justitia” ujar Ibu Raysisca. Melalui Kerjasama ini, Ibu Raysisca berharap akan mampu mendorong para Alumni untuk mengembangkan kompetensi dan skillnya yang tentu akan bermanfaat di bidang profesional, dan membantu para mahasiswa untuk siap terjun ke dunia professional, khususnya di bidang Hukum. “Kepengurusan dibawah kepimpinan Mas Redi ini baru, kami baru di lantik Juli 2021 lalu, sehingga PKS dengan Justitia ini adalah starting point kami yang di dukung penuh oleh rekan-rekan IKA FH UNDIP”, lanjut Ibu Raysisca.

Tak hanya IKA FH UNDIP yang siap berkontribusi dalam suksesi pelaksanaan Pelatihan Sertifikasi Mediator, melalui informasi yang disampaikan oleh Dr. Ahmad Redi dan Ibu Raysisca dalam sambutannya, Dekanat Fakultas Hukum Universitas Diponegoro juga sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. “Bahkan Dekanat siap mengirimkan perwakilannya baik dari dosen, maupun mahasiswa untuk dapat mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini dijadwalkan terlaksana pada bulan Oktober atau November 2021.” ulas Dr. Ahmad Redi.

Baca Juga

Pusat Studi Terkait

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

bannrev

#TanyaMedjus

Please enter your name.
Please enter a message.