Satgas Antimafia Bola Polri Tetapkan 8 Tersangka Kasus Match Fixing Liga 2: Berkas Dikirim ke Kejagung

14 December 2023 | 11
Satgas Antimafia Bola (foto: detik.com)

Mediajustitia.com: Satgas Antimafia Bola Polri sudah menetapkan delapan orang tersangka dugaan kasus pengaturan skor (match fixing) dalam pertangdingan di Liga 2 yang terjadi pada 2018. Diketahui berkas tersebut sudah diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Berkas perkara kasus ini telah kami kirimkan kembali kepada pihak Kejaksaan Agung 7 Desember. Kami sedang menunggu pelimpahan berkas P21,” kata Wakabareskrim Polri yang juga Ketua Satgas Antimafia Bola, Irjen Asep Edi Suheri, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (13/12/2023).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir membentuk Satgas Antimafia Bola Polri. Pembentukan satgas ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar persepakbolaan Indonesia bersih dari mafia.

Delapan tersangka tersebut terdiri atas penerima dan pemberi suap. Salah satu tersangka berstatus buron atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Para penerima suap ialah RP (44) selaku wasit utama, K (35) selaku asisten wasit, R (45) selaku asisten wasit, dan AS (37) selaku wasit cadangan.

Sementara itu, pemberi suapnya ialah DRN (37) selaku asisten manajer, VW (60) selaku perantara pengatur skor, KM (47) selaku LO wasit, GAS (39) selaku penghubung antara LO wasit dan tersangka VW yang berstatus DPO.

Penyidik Satgas Antimafia Bola Polri telah meminta keterangan kepada delapan orang ahli, yaitu 6 ahli pidana serta 1 ahli perwasitan dari PSSI dan 1 orang ahli perwasitan dari FIFA yang berlokasi di Penang.

“Kami telah melakukan rekonstruksi sebanyak 97 adegan terkait pertandingan klub X dan Y. Berdasarkan ahli perwasitan, terdapat 23 kejanggalan keputusan wasit yang diduga melakukan perbuatan terkait dengan praktik suap-menyuap,” jelasnya.

Pengungkapan kasus match fixing berawal dari adanya laporan dari SR sebagai salah satu lembaga penyedia data resmi FIFA yang disampaikan melalui PSSI pada Juli 2023 tentang adanya dugaan match fixing yang dilakukan oleh salah satu wasit dalam kompetisi Liga 2.

Artikel ini telah terbit di detik.com

 

banner-square

Pilih Kategori Artikel yang Anda Minati

View Results

Loading ... Loading ...