Hadiri Wisuda Universitas Borobudur, Erick Thohir Ajak Wisudawan Tingkatkan SDM yang Berintegritas, Berkualitas, dan Berjiwa Enterpreneur di Era Teknologi Informasi!

23 December 2022 | 50
Dokumentasi oleh Media Justitia

MediaJustitia.com: Bertepatan dengan hari Ibu 22 Desember 2022, sebanyak 523 wisudawan/wati yang meliputi Program Doktor, Program Pascasarjana, Program Sarjana dan Diploma III resmi dikukuhkan oleh Universitas Borobudur di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.

Rektor Universitas Borobudur Prof. Ir. Bambang Bernantos, M.Sc mengemukakan, pelaksanaan pelantikan wisudawan/wati ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Ibu dalam rangka sebagai penghargaan terhadap para ibu yang telah berjasa berjuang tanpa lelah untuk masa depan anak-anaknya.

Sebagai informasi, ini adalah kali pertama Universitas Borobudur kembali melaksanakan upacara wisuda secara tatap muka selama masa pandemic covid-19. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Acara Wisuda Universitas Borobudur Prof. Dr. H. Faisal Santiago, S.H., M.H.

“Kali ini adalah wisuda pertama setelah covid kita dua tahun, karena  selama covid kita tidak boleh melakukan wisuda secara tatap muka begini, dan ini disambut antusias oleh para wisudawan,” kata Prof. Faisal saat diwawancarai oleh tim Media Justitia (22/12).

Wawancara Tim Media Justitia Bersama Prof. Dr. H. Faisal Santiago, S.H., M.H.

 

Dilaksanakan secara terbuka dengan bertemakan “Membangun Sumber Daya Manusia yang Berintegritas, Berkualias, dan Berjiwa Enterpreneur di Era Teknologi Informasi” acara ini turut dihadiri oleh H. Erick Thohir, B.A., M.B.A. (Menteri  BUMN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Irjen Pol. (Purn). Dr. Ronny F Sompie, S.H., M.H. (Dirjen Imigrasi Kemenkumham), serta Dr. Ir. Paristiyanti, M.P. (Kepala  Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Jakarta).

Pembekalan Untuk Wisudawan/wati

Prof. Bambang mengatakan, revolusi pendidikan 4.0 ditandai dengan peran mahasiswa (pembelajar) sebagai ‘center of the ecosystem‘ pendidikan, sehingga mereka akan mampu mengambil jalannya sendiri dalam rangka mencapai profil lulusan sesuai yang dikehendaki.

Sikap dan kemampuan lulusan harus didesain untuk membangun kompetensi dengan kemampuan mandiri, responsif terhadap perkembangan jaman, dan cakap dalam penguasaan substansi keilmuan yang dipelajarinya.

“Untuk menjaga konsistensi dalam menindak-cermati perubahan dan perkembangan yang ada, perlu adanya jaminan mutu,” pungkas Prof. Bambang.

Penyampaian Orasi Ilmiah

Menyinggung terkait era industri 4.0 menuju 5.0, Menteri BUMN H. Erick Thohir, B.A., M.B.A. menyampaikan, yang menjadi salah satu kelemahan bangsa Indonesia adalah sumber daya manusia untuk bersaing di tingkat global. Padahal di era industri 4.0 saat ini, SDA dan market merupakan kekuatan baru yang harus digali lagi.

Menurut Erick, tidak bisa hanya mengandalkan yang namanya sumber daya alam saja, tetapi justru bagaimana pembangunan sumber daya manusia itu yang diimprovisasikan.

“Jadi kalau kita liat sekarang, tekanan kita kedepan adalah bagaimana memastikan lapangan pekerjaan, yang memang makin sulit. Tidak lain bukan karena salah siapa-siapa, karena kita tidak siap beradaptasi di era revolusi industri ini,” jelas Erick saat diwawancarai oleh awak media.

Pemberian Cinderamata Kepada Menteri BUMN H. Erick Thohir, B.A., M.B.A.

 

Kepala LLDIKTI  Wilayah III  Dr.Ir. Paristiyanti, M.P. dalam sambutannya menambahkan, bahwa lulusan harus  terus meningkatkan hardskill dan soft skill guna menjadi bekal dalam pekerjaan dan disertai 6 C yakni Computational Thinking, Creative, Critical Thinking, Collaboration, Comunication dan Compassion, agar lulusan kompeten dan mampu bersaing secara global.

Selain Erick, Dirjen Dukcapil Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. turut memaparkan orasi, ilmiah mengenai “Transformasi Digital , Branding, Marketing  Dan Penyiapan Kebijakan Publik Yang Berdampak”.

Menurut Prof. Zudan, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga globalisasi yang menjadi icon utama di tahun 1990an, terus berkembang  seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat luar biasa.

Sebagai penutup, Dirjen Imigrasi Kemenkumham Irjen. Pol. (Purn). Dr. Ronny F Sompie, S.H., M.H. selaku Ketua Alumni Program Doktor Hukum Universitas Borobudur berharap, tidak hanya kualitas dari keilmuan pendidikan memanfaatkan media social untuk branding, namun justru integritas itu yang utama.

“Jangan lupa bahwa integritas itu dimulai dari sikap ketakwaannya, kepada Tuhan, karena kemampuan kita memang asalnya dari yang Maha Kuasa,” pungkasnya dalam wawancara Bersama tim Media Justitia.

banner-square

Pilih Kategori Artikel yang Anda Minati

View Results

Loading ... Loading ...