Hari Terakhir, DPP AAI dan SAIF akan Mengadakan Gelombang ke Dua untuk Pelatihan Serupa

26 January 2024 | 18
SAIF dan DPP AAI di hari terakhir “Intensive Legal Training: Indonesia Investment Laws” Kamis (25/1)

Mediajustitia.com: Kerjasama antara Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokat Indonesia ( DPP AAI ) dan Sanghai Advanced Institute of Finance ( SAIF ) dalam “Intensive Legal Training: Indonesia Investment Laws” memasuki hari terahir. Pelatihan ini diselenggarakan di Sekretariat DPP AAI, Jakarta selama 2 hari.

Bobby R. Manalu (Sekretaris Jenderal DPP AAI) menjelaskan bahwa antusias dari SAIF sangat besar, dan masih banyak dari pihak SAIF yang ingin mengikuti pelatihan ini.

“Mereka sangat menikmatinya, namun karena ada banyak materi yang disampaikan dan waktu di Indonesia sangat terbatas, terpaksa kita bagi ini menjadi dua hari. Kita sudah berkoordinasi untuk menyelenggarakan batch-batch selanjutnya, karena memang dari pihak SAIF juga masih banyak yang mengantri untuk mengikuti pelatihan di Indonesia, jadi mungkin kita akan menggelar pelatihan seperti ini lagi di 3 – 4 bulan setelah Chinese New Year,” jelasnya.

Bobby juga menambahkan alasan tingginya antusias peserta terhadap pelatihan ini, yakni karena pada saat di Shanghai setelah mendengar penjelasan terkait ekonomi dan hukum Indonesia. peserta yang hadir melebihi jumlah undangan.

“Pada saat acara di Shanghai, mereka sangat menggebu-gebu ingin ke Indonesia sementara waktunya sangat pendek. Undangan Kemarin itu seharusnya, dari 200 peserta yang diundang, hampir 450 yang datang, selama ini belum pernah ada sesi yang se begitu antusiasnya, dan setelah sesi selesai peserta banyak yang datang untuk menanyakan kelanjutannya, maka dari itu SAIF menyambut untuk mengadakan sesi yang lebih serius, ya itu pelatihan ini,” tambahnya

Dalam penutupnya Bobby juga berharap agar kerjasama antara AAI dan SAIF terus berlanjut dan memperluas cakupannya, tidak hanya dalam bidang hukum dan ekonomi saja.

“Tentunya saya berharap agar kerjasama ini bisa bertahan panjang karena membawa manfaat bagi kedua pihak, baik itu Indonesia dan China, tidak hanya sekedar ekonomi dan hukum karena dengan adanya komunikasi ini kita bisa kenal juga antar orangnya atau mungkin juga pertukaran budaya antara Indonesia dan China,” tutupnya

banner-square

Pilih Kategori Artikel yang Anda Minati

View Results

Loading ... Loading ...